Flowing sand shaped of tax text inside the hourglass. (3d render)


Jasa Konsultan Pajak – Di Indonesia, yang mayoritas penduduknya Muslim, bulan Ramadhan selalu ditunggu-tunggu. Selain puasa, umat Islam juga diwajibkan untuk bayar zakat. Ada dua jenis zakat utama: zakat fitrah dan zakat mal (harta). Tapi, tahukah kamu kalau zakat yang dibayar lewat lembaga yang disetujui bisa bantu mengurangi pajak?

Baca juga: Mengenal Pajak Barang dan Jasa Tertentu: Strategi Efektif Mengelola Pajak Restoran (PB1) untuk Bisnis Kuliner

Pemerintah memberikan fasilitas pajak bagi umat Islam yang bayar zakat. Gimana sih caranya? Yuk, kita bahas lebih lanjut. Kalau kamu bingung urus pajak, Konsultan Pajak bisa bantu.

Jenis Zakat yang Bisa Dikurangkan Pajak

Ada dua jenis zakat yang harus diperhatikan:

  • Zakat Fitrah Zakat ini wajib dibayar sebelum Idul Fitri. Tujuannya untuk berbagi dan membersihkan hati. Jumlahnya sekitar 2,5-3 kg beras atau makanan pokok lainnya. Tapi zakat fitrah nggak bisa dipakai untuk pengurang pajak.
  • Zakat Mal (Harta) Zakat ini dibayar kalau harta yang dimiliki sudah cukup lama (setahun) dan sudah mencapai batas tertentu (nisab). Selain itu, ada juga zakat perdagangan, zakat emas dan perak, zakat ternak, zakat investasi, dan zakat penghasilan. Kalau zakat ini dibayar lewat lembaga yang disetujui pemerintah, bisa digunakan untuk kurangi pajak.

Dasar Hukum Zakat sebagai Pengurang Pajak

Zakat yang wajib dibayar sebagai kewajiban agama bisa dipakai untuk kurangi pajak sesuai aturan yang ada. Aturan ini ada dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Perpajakan. Jadi, kalau zakat dibayar lewat lembaga zakat yang disahkan pemerintah, itu bisa dikurangin dari penghasilan bruto.

Tapi ada dua syarat supaya zakat bisa dipakai untuk kurangi pajak:

  • Zakat harus dibayar oleh orang atau perusahaan yang sudah terdaftar sebagai wajib pajak.
  • Zakat dibayar lewat lembaga zakat yang disetujui pemerintah, seperti BAZNAS atau LAZ.

Kalau dua syarat ini nggak dipenuhi, zakat nggak bisa dipakai untuk kurangi pajak.

Gimana Caranya Menggunakan Zakat untuk Kurangi Pajak?

Buat yang mau pakai zakat untuk kurangi pajak, ini langkah-langkahnya:

  • Bayar zakat lewat lembaga yang disetujui pemerintah.
  • Minta bukti pembayaran zakat sebagai dokumen pendukung.
  • Laporkan zakat ini di Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT).
  • Gunakan jumlah zakat yang dibayar buat hitung Penghasilan Kena Pajak (PKP).

Yang perlu diingat, zakat nggak langsung ngurangin jumlah pajak yang harus dibayar. Tapi, zakat bisa ngurangin penghasilan bruto yang kena pajak, jadi pajak yang harus dibayar jadi lebih sedikit. Kalau bingung soal prosedurnya, bisa konsultasi sama Konsultan Pajak supaya lebih gampang.

Selain kewajiban agama, zakat juga bisa jadi solusi buat mengurangi beban pajak. Kamu bisa bayar zakat sambil kurangi pajak. Tapi pastikan zakat dibayar lewat lembaga yang sah supaya bisa dipakai buat pengurang pajak.

Kalau kamu butuh bantuan soal pajak, jangan ragu buat hubungi Konsultan Pajak yang terpercaya. Mereka siap bantu supaya urusan pajak kamu lancar dan sesuai aturan.

Apabila Anda sedang menghadapi beragam permasalahan terkait pajak, konsultan pajak kami hadir sebagai solusi terpercaya dan profesional untuk Anda. Kami menyediakan layanan konsultasi pajak secara online yang dapat diakses melalui nomor kontak 082180008086 atau kunjungi halaman ini. Kami memahami pentingnya optimasi pembayaran pajak bagi bisnis Anda agar tidak memberatkan keuangan. Dengan bantuan konsultan pajak yang handal, Anda dapat memastikan bahwa urusan perpajakan bisnis Anda dikelola dengan efisien dan sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku. Jangan ragu untuk menghubungi kami dan berkonsultasi mengenai berbagai aspek perpajakan yang Anda hadapi. Kami siap membantu Anda mencapai kepatuhan pajak yang optimal dan mengelola kewajiban perpajakan dengan lebih baik.

Comments are disabled.